Sabtu, 23 Februari 2013

Pengantar Importasi

dipo-imex.blogspot.com-Brand3
Pada tanggal 30 Desember 1995, Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan Undang-Undang No. 10 tentang Kepabeanan dimana salah satu butirnya menyebutkan bahwa yang dimaksud dengan

Impor adalah kegiatan memasukkan barang ke dalam Daerah Pabean. (Pasal 1)

Pengertian Impor secara yuridis, yaitu pada saat barang memasuki Daerah Pabean dan menetapkan saat barang tersebut wajib Bea Masuk serta merupakan dasar yuridis bagi Pejabat Bea dan Cukai untuk melakukan pengawasan.

Pengertian Daerah Pabean sendiri adalah wilayah Republik Indonesia yang meliputi wilayah darat, perairan dan ruang udara di atasnya, serta tempat-tempat tertentu di zona ekonomi eksklusif dan landas kontinen yang di dalamnya berlaku undang-undang ini (Undang-Undang No. 10 Tahun 1995 Tentang Kepabeanan).

Terhadap barang impor dilakukan pemeriksaan pabean. Pemeriksaan pabean sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi penelitian dokumen dan pemeriksaan fisik barang. Pemeriksaan fisik barang sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilakukan secara selektif. Tata cara pemeriksaan pabean sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur lebih lanjut oleh Menteri.

Melalui penjelasan umum Undang-Undang No. 10 Tahun 1995 Tentang Kepabeanan perlu dipahami bahwa:

Republik Indonesia sebagai negara hukum menghendaki terwujudnya sistem hukum nasional yang mantap dan mengabdi kepada kepentingan nasional, bersumber pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Akan tetapi, sejak kemerdekaan undang-undang kepabeanan nasional belum dapat dibentuk sehingga Indische Tarief Wet (Undang-undang Tarif Indonesia) Staatsblad Tahun 1873 Nomor 35, Rechten Ordonnantie (Ordonansi Bea) Staatsblad Tahun 1882 Nomor 240, dan Tarief Ordonnantie (Ordonansi Tarif) Staatsblad Tahun 1910 Nomor 628 masih diberlakukan berdasarkan Pasal II Aturan Peralihan Undang-Undang Dasar 1945.

Meskipun terhadap ketiga peraturan perundang-undangan tersebut telah dilakukan perubahan dan penambahan untuk menjawab tuntutan pembangunan nasional, karena perubahan tersebut bersifat partial dan tidak mendasar serta berbeda falsafah yang melatarbelakanginya, perubahan dan penambahan tersebut belum dapat memenuhi tuntutan dimaksud sehingga perlu dilakukan pembaruan.

Sebagai penutup pembahasan pengantar Importasi ini ada satu hal lagi yang perlu dipahami dimana kepabeanan adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan pengawasan atas lalu-lintas barang yang masuk atau keluar Daerah Pabean dan pemungutan Bea Masuk (pungutan negara berdasarkan Undang-Undang No. 10 Tahun 1995 Tentang Kepabeanan yang dikenakan terhadap barang yang diimpor).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Push 2 Check W3 Directory - the World Wide Web Directory Backlink checker to dipo-imex.blogspot.com
Back2Top
Creative Commons License